WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Rodham Clinton bertemu dengan utusan internasional Kofi Annan di Washington.
Pertemuan itu untuk membahas bagaimana menyelesaikan dan menyelamatkan krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah. Sebab, sudah 15 bulan terakhir, terus terjadi pertumpahan darah.
AS mengutuk Presiden Bashar Assad atas pembantaian yang terjadi di Suriah. Sementara diplomat PBB mengatakan, Annan mengusulkan adanya strategi baru untuk mengatasi persoalan yang kerap menimpa suriah, termasuk di Iran. "Bagaimana kita bertindakan? Dan jika rencana tersebut dilaksanakan, apa pilihan lain yang kita miliki?" katanya, seperti dikutip AP, Sabtu (9/6/2012).
Sementara Juru Bicara Komite Internasional Palang Merah (International Committee of the Red Cross/ICRC) menyatakan, situasi kemanusiaan Suriah sangat memburuk.
Pada April lalu, PBB mengatakan lebih dari 9.000 orang tewas sejak krisis kemanusiaan dimulai pada Maret 2011. Namun hingga kini belum dapat dipastikan berapa jumlah korban kekerasan yang sebenarnya. Aktivis kemanusiaan menyebutkan jumlah korban tewas sekira 13.000 orang.
Minggu, 10 Juni 2012
Hillary Clinton-Kofi Anan Bahas Suriah
Minggu, Juni 10, 2012
berita internasional






